BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Herbert Y Asin menuturkan, pada 23 sampai 26 Maret 2017, kalangan anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas telah melakukan konsultasi ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Untuk menanyakan terkait pembangunan rumah sakit pratama di Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing.
"Kita mempertanyakan dan mencari kejelasan terkait kapan dan selesainya pembangunan rumah sakit di Tumbang Talaken, karena dana untuk pembangunan rumah sakit dari DAK (dana alokasi kusus)," ujar Herbert saat dibincangi wartawan di kantor DPRD Gunung Mas, Kamis (30/3/2017).
Dari penjelasan Kementrian Kesehatan, ujar Herbert, paling lambat April 2017, dilakukan pelelangan untuk perencanaan, kemudian setelah itu pelaksanaan kegiatan."Diperkirakan sampai akhir tahun 2017 harus selesai pembangunan fisik mau pun alat kesehatan," ujar Herbert.
Dengan demikian, katanya, pada 2018 mendatang rumah sakit pratama di Tumbang Talaken bisa berfungsi untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat."Anggaran untuk rumah sakit Tumbang Talaken kurang lebih Rp42 miliar. Baik untuk bangunan, alat kesehatan dan keperluan lainnya," ucap politisi Golkar itu. (EPRA SENTOSA).








