BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jalan Iskandar yang menghubungkan Pangkalan Bun dengan Kumai melewati jalur Auri diaspal sejak tahun 1996. Namun hingga 2017 ini, titik jalan terparah sepanjang 1 kilometer (km) itu belum tersentuh perbaikan. Warga yang terbiasa menggunakan jalan itu harus berjibaku selama 21 tahun menghadapi rusaknya jalan tersebut.
"Itu dibangun tahun 1996, tahun ini baru mendapat perbaikan dari anggaran Pemkab Kobar. Pengerjaannya sudah mencapai 60%," kata Danlanud Iskandar Pangkaln Bun, Letkol Pnb Ucok Enrico Hutadjulu.
Ia menerangkan, status jalan tersebut bersifat umum khusus. Sehingga selama itu juga menyulitkan jalan tersebut mendapat perbaikan. "Intinya komunikasi yang baik dengan berbagai pihak terkait, jalan ini akhirnya bisa ditingkatkan," katanya.
Beberapa tahun lalu, ada ketidaksinkronan antara Pemkab Kobar dan TNI AU Iskandar dalam penanganan jalan tersebut. Sehingga upaya untuk perbaikan jalan pun selalu gagal. "Mungkin ya dulu ada beberapa hal yang menjadi kendala termasuk keterbatasan anggaran. Tapi sekarang kan sudah diperbaiki, meskipun belum selesai pengerjaannya, kita bisa lihat masyarakat sudah bisa menikmati jalan itu dengan nyaman," kata Letkol Ucok.
Ia menambahkan, selain peningkatan jalan, pihaknya juga akan mengusulkan lampu penerangan jalan umum (PJU). "Masyarakat yang lewat ke sini siang malam, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kita usulkan juga pemasangan PJU." (CECEP HERDI/B-2)








