BORNEONEWS, Sampit - Seorang Aparatur Sipil Negara, di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bernama Sugiarti (49), kehilangan sepeda motor bebek kesayangannya, saat ditinggal menjalani upacara di kantor kecamatan tersebut, Rabu (30/3/2017).
“Saat itu sekitar pukul 06.50 WIB, saya ikut upacara di kantor kecamatan, dan motor saya itu saya parkir di samping kiri kantor. Setelah selesai pukul 07.25 WIB, motor saya sudah tidak ada lagi di tempat,” ujar Sugiarti kepada Borneonewes, di Sampit, Jumat (31/3/2017).
Motor matic KH 6244 FY tersebut diparkiri bersamaan dengan kendaraan lain, milik pegawai lainnya yang ikut dalam upacara tersebut. Namun hanya motor Sugiarti yang hilang, meski sudah dikunci. Akibat kehilangan itu, ia mengalami kerugian sekitar Rp11 juta.
Sementara, pencurian tersebut bermula ketika korban datang ke kantor kecamatan tersebut untuk mengikuti upacara. Sesampainya di tempat itu, dirinya tidak bisa membawa masuk motornya ke dalam kantor kecamatan. Sehingga kendaraan tersebut ditaruh di samping kiri tempat tersebut.
Saat itu juga cukup banyak motor PNS lain yang mengikuti upacara, sehingga dirinya tidak ada merasa khawatir kehilangan sedikitpun. Namun setelah mau mengambil kendaraan tersebut, ternyata motornya sudah tidak ada di tempat semula. Hal itupun membuat dirinya kaget, dan meminta bantuan kepada para PNS lainnya untuk melakukan pencarian.
Usaha pencarian tersebut tidak berhasil. Motornya tetap saja tidak ditemukan, sehingga Sugiarti memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke Polres Kotim. “Sudah saya laporkan, dan mudah-mudahan pelakunya bisa segera tertangkap.” (MUHAMMAD HAMIM/N).








