BORNEONEWS, Kuala Kurun - Saat ini sebagian besar masyarakat di Kabupaten Gunung Mas masih mengandalkan usaha menyadap karet untuk sumber mata pencaharian, terlebih saat ini harga karet mulai membaik.

Kayadi, petani karet di Tumbang Rahuyan, Kecamatan Rungan Hulu saat dibincangi Borneonews.co.id, Sabtu (1/4/2017) menuturkan saat ini harga beli karet dari petani Rp9 ribu per kilo. "Bila mampu mendapat 10 kilo gram per hari, maka bisa mendapatkan Rp90 ribu, namun bila lebih, maka penghasilan akan lebih banyak," ujarnya.

Banyaknya masyarakat yang tertarik menggeluti usaha menyadap karet bukan tanpa alasan. Selain cukup menjanjikan, resiko dalam bekerja menyadat karet juga sangat kecil.

Petani lainnya, Ramida mengatakan saat harga karet mulai membaik seperti saat ini semakin banyak masyarakat yang beralih usaha dengan menyadap karet. Dengan demikian kegiatan menambang emas juga berangsur berkurang. (EPRA SENTOSA/B-6)