BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Taufiq Mukri berharap panginan sukup simpan alias tumpeng khas Dayak, makanan tradisional di Kotim bisa dilestarikan.

"Makanan ini memiliki falsafah dan kearifan lokal yang seyogyanya harus terus dilestarikan, di mana fungsi dari panginan sukup simpan adalah sebagai ucapan rasa syukur yang disajikan pada saat memperingati hari-hari istimewa," kata Taufiq saat menghadiri lomba sajian panginan sukup simpan, di Kecamatan Pulau Hanaut, Minggu (2/4/2017).

Menurutnya, lomba panginan cukup simpan pun dilaksanakan di Taman Kota Sampit agar dapat dilihat dan dikenal secara luas oleh masyarakat. "Dengan harapan tumpeng Dayak Kalimantan ini dapat menjadi menu pilihan utama dalam memperingati atau melaksanakan hari-hari istimewa," ucapnya.

Taufik menyatakan, Pemkab Kotim akan terus melaksanakan lomba tahunan panginan sukup simpan sebagai upaya melestarikan kearifan lokal. Lomba masakan khas tradisional tersebut diikuti oleh perwakilan dari setiap kecamatan di Kotim. Pemenang yang terpilih nantinya akan mewakili ke tingkat provinsi. (NOOR ANNISA/B-10)