BORNEONEWS, Sampit - Lokasi judi sabung ayam di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer (Km) 6 Sampit memang tergolong baru. Pelaku sengaja berpindah-pindah tempat agar sulit terdeteksi aparat. Sebelumnya ada beberapa tempat yang mereka jadikan sebagai tempat judi itu.

"Mungkin itu pemain yang di Jalan Jenderal Sudirman Km 21 Sampit dulu. Karena sepertinya di Km 21 sudah sepi, mereka itu sengaja saja pindah-pindah agar sulit terdeteksi polisi," ujar Irwan, salah seorang warga, Minggu (2/4/2017).

Sebelum berpindah ke Jalan Sudirman Km 6, judi sabung ayam ini juga sempat dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman Km 8. Para pelaku judi memang tidak terlalu lama menetap di lokasi tertentu. Mereka berpindah-pindah namun sebagian besar dilakukan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Selain judi sabung ayam ada juga jenis judi lain seperti dadu gurak. Sementara untuk judi sabung ayam yang sering dilakukan judi taji dan judi adu. Untuk taruhan sendiri bervariasi mulai dari puluhan ribu, ratusan hingga jutaan

Namun tidak semua warga di lokasi itu bermain judi. Ada sebagian warga yang datang ke lokasi hanya untuk menonton dan ada juga yang datang menyewa ayamnya. "Yang sering itu mereka main Sabtu-Minggu,"ucap Irwan.

Judi sabung ayam sudah beberapa kali digerebek petugas. Terakhir penggerebekan yang berhasil dilakukan di kawasan Jalan Iskandar Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim pada 2016 lalu. Petugas berhasil mengamankan dua pelaku dan sejumlah barang bukti dalam judi itu. Kini judi itu dilakukan lagi di kawasan Sudirma. (NACO/B-10)