BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dunia balapan identik dengan kendaraan ber cc besar dan didominasi jenis kendaraan keluaran terbaru. Tapi bagi para rider yang tergabung dalam Kustom Independen Classic Kobar (KICK), balapan di lintasan tanah menggunakan kendaraan tua sangat mengasyikan.

Layaknya pembalap sungguhan, sekitar 15 kendaraan dari era 70 an berjejer di garis start di lintasan grass track sirkuit Pangkalan Lima, Desa Natai Raya, Pangkalan Bun. Sesaat setelah bendera start diangkat melesatlah kendaraan klasik itu meninggalkan debu yang beterbangan, superbowl (gundukan setinggi 2 meter).

Di tikungan pertama, mereka melintas dengan mulus. Kendaraan tua mereka melenting jumping ke angkasa. Walau tak setinggi kendaraan yang lazim digunakan tingkah mereka mampu menyedot perhatian masyarakat dan membuat penonton terpukau. "Gila habis, kocak dan saya engga nyangka kendaraan seperti itu mampu bertarung di lintasan, mantap-mantap," kata salah seorang pembalap grass track yang biasa di sapa Pakde saat menyaksikan motor tua beraksi, Minggu (2/4/2017).

Saat para rider KICK beraksi rupanya menyedot perhatian pengguna jalan lainnya, bukan saja pengendara roda dua tetapi juga roda empat. Menurut mereka aksi belasan motor tua di lintasan sangat langka. Ia berharap apabila ada sponsor tak salah kiranya apabila jenis motor tua bisa dilombakan dalam kejuaraan resmi. "Bisa menjadi agenda resmi kalau ada sponsor, menarik dan menghibur apalagi ada beberapa yang jatuh lucu," kata Marhadi warga sekitar sirkuit Pangkalan Lima.

Sementara itu, salah satu punggawa KICK, Irhamna mengaku bahwa aksi mereka di lintasan merupakan aksi spontan. Menurutnya, dari pada ugal-ugalan di jalan lebih baik disalurkan di sirkuit. "Spontan tadi temen-temen ngajak ke sirkuit dan seperti tadi mereka bisa juga menjadi pembalap dengan motor tuanya," ujar Irhamna. (KOKO SULISTYO/B-2)