BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara akan menganggarkan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dengan begitu, semua sekolah di wilayah Bupati Ahmad Dirman itu, dapat melaksanakan UNBK tahun-tahun mendatang. Tahun 2017, hanya SMKN 1 Sukamara dan SMAN 1 Sukamara, yang menyelenggarakan UNBK karena fasilitasnya lengkap.
"Penyediaan sarana prasanara komputer ini kita lakukan secara bertahap, dan tahun ini sudah mulai kita anggarkan." kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara, Ilham Massora, Senin (3/4/2017).
Menurut Ilham, penganggaran dan penyediaan komputer memang harus dilakukan secara bertahap karena menyesuaikan anggaran yang dimiliki oleh dinas saat ini. "Karena program yang dijalankan juga banyak, anggaran harus dibagi-bagi agar semua program kita bisa berjalan sesuai harapan."
Penganggaran komputer untuk pelaksanaan UNBK tersebut, selain disediakan untuk sekolah yang memang belum memiliki, juga untuk memenuhi ketersedian komputer di sekolah yang masih mengalami kekurangan sarana prasarana.
"Agar pelaksanaan UNBK bisa terlaksana dengan baik maka tidak hanya sarana prasarana yang kita perhatikan, namun juga jaringan internetnya." tuturnya.
Beberapa kecamatan di Kabupaten Sukamara memang masih mengalami masalah pada jaringan internet, sehingga untuk itu pihak Disdikbud berharap pemerintah daerah agar di wilayah tersebut segera dilakukan perbaikan pada jaringan.
Ilham Massora mengatakan, pelaksanaan UNBK 2017 di SMKN 1 Sukamara diikuti sebanyak 170 siswa. Untuk ujian sistem komputer di SMKN 1 Sukamara pihak sekolah menyiapkan sebanyak 70 unit komputer dan pelaksanaan dibagi dalam 3 tahap.
"Pelaksanaan ujian dilakukan secara bergilir karena menyesuaikan dengan jumlah komputer yang ada." tuturnya.
Ilham menambahkan, meskipun pelaksanaan UNBK dilakukan sebanyak tiga gelombang, namun SMKN 1 Sukamara diharapkan tetap dapat melakukan kegiatan dengan lancar. (NORHASANAH/N).








