BORNEONEWS, Muara Teweh – Hari ini, seluruh sekolah menengah kejuruan (SMK) di Indonesia melaksanakan Ujian Nasional, tidak terkecuali di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Namun, khusus di Barito Utara, dari delapan SMK yang melaksanakan Ujian Nasional hanya enam yang menerapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dua sekolah sisnya masih menggunakan sistem tertulis/kertas atau Paper Based Test (PBT).

Enam SMK yang melaksanakan UNBK yakni SMKN 1 Muara Teweh, SMKN 2 Muara Teweh, SMK Filial, SMKN 1 Gunung Timang, SMK Mulia Husada, dan SMK Bukit Sawit.

Sedangkan dua sekolah yang masih melaksanakan ujian berbasis kertas yakni SMKN Mampuak di Kecamatan Teweh Timur dan SMKN 1 Lampeong di Kecamatan Gunung Purei.

“Yang idak mengikuti ujian nasional dengan sistem UNBK hanya dua SMK dari delapan SMK yang ada di Kabupaten Barito Utara, yakni SMKN Mampuak dan SMKN 1 Lampeong,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara Masdulhaq, Senin (3/4/2017).

Total peserta Ujian Nasional di dua SMK yang masih PBT sebanyak 41 siswa.

Masdulhaq berharap, pada 2018 mendatang, seluruh SMK di Barito Utara telah melaksanakan UNBK. “Kami akan mengupayakan untuk sarana menuju ke Kota Muara Teweh guna mengikuti UNBK,” janjinya. (RAMADHANI/B-3)