BORNEONEWS, Sampit - SMKN 2 Sampit menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dalam sehari sebanyak tiga sesi dikarenakan jumlah siswa sebanyak siswa 293 orang.
Disampaikan Kepala Sekolah SMKN 2 Sampit Ino, untuk pelaksanaan UNBK yang ketiga kalinya di sekolah tersebut, berjalan cukup lancar meskipun ada satu ruangan yang sedikit tertunda pelaksanaannya.
"Semuanya lancar, cuma tadi ada satu ruangan yang sedikit bermasalah dengan daya akses servernya, namun sudah bisa diselesaikan," terang Ino, Senin, (3/4/2017).
Dari pantauan Borneonews saat mengikuti peninjauan UNBK oleh Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri di SMKN 2 Sampit, tampak sebagian siswa serius memperhatikan layar komputernya untuk mengerjakan soal.
Di sana tersedia tiga ruangan untuk pelaksanaan UNBK. Di setiap ruangan terdapat 40 komputer yang digunakan siswa yang mengikuti ujian tersebut.
Di tempat terpisah, ada satu ruangan khusus yakni ruang server. Menurut Proktor UNBK SMKN 2 Sampit Eko Marwanto, ruang server ini memiliki fungsi sebagai penghubung antara server di sekolah dengan server di pusat.
"Mendistribusikan data soal yang dikontrol dari pusat masuk ke aplikasi disini. Server disini mendistribusikan ke komputer siswa dan sebaliknya," katanya. (NOOR ANNISA/B-5)








