BORNEONEWS, Palangka Raya – Sindiran bagi para pihak di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) agar tidak melulu mencermati proses politik pelengseran Bupati Katingan Ahmad Yantengli. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran lebih menekankan agar persoalan masyarakat sehari-hari, kondusifitas, dan pelayanan publik adalah harus lebih diutamakan.
“Silakan saja berproses tetapi tidak perlu ada kekisruhan, kita tenangkan semua. Jangan karena berambisi mau gantikan bupati yang cuma sisa beberapa bulan saja tetapi ada beberapa hal yang harus kita perhatikan yaitu masyarakat, pelayanan publik harus diutamakan, daripada kisruh ingin ganti bupati saja (yang lain diabaikan),” kata Gubernur menekankan, Senin (3/4/2017).
Ia menegaskan, posisi dirinya adalah sebagai pihak yang menghormati hukum dan oleh karena itu menghargai proses yang sekarang berlangsung. Ketika mendapatkan surat, sudah barang tentu akan melanjutkan sesuai prosedur yang harus dilalui yaitu menindaklanjuti kepada menteri dalam negeri (Mendagri).
“Ketika telah mendapatkan surat (usulan pelengseran), akan tetap dilayangkan ke Mendagri sebab kita selalu ikuti prosedur hukum,” tandas dia.
“Jadi lebih utama adalah untuk kondusiuf melayani publik. Biar bupati melayani dulu, sementara ada proses berjalan, nah kalau selesai ya kita ambil tindakan sesuai hukum,” pungkas Sugianto.(ROZIQIN/B-8)








