BORNEONEWS, Sampit - Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menurun, dilihat dari peringkat capaian pembangunan triwulan pertama yang dipaparkan dalam pra Rapim Tepra II di Palangka Raya.

Menurut Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri, merosot Kotim ke peringkat delapan pada pembangunan triwulan pertama yang dipaparkan dalam pra Rapim Tepra II di Palangka Raya padahal tahun lalu berada di peringkat kedua. Penurunan tingkat tersebut menjadi perhatian serius pihaknya.

"Hal ini telah memberikan gambaran bahwa terjadi keterlambatan dalam hal pelaksanaan pembangunan di daerah kita," ujarnya saat membuka rapar koordinasi pengendalian di Bappeda Kotim, Senin (3/4/2017).

Untuk itu, Taufiq mengimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar tetap disiplin dalam menyusun laporan bulanan sebagai bahan rapim tepra dan laporan triwulan dari APBD dan APBN serta menyampaikan laporan kepada Bupati melalui Bappeda.

"Kepada kepala OPD yang mengelola dana APBN agar segera merealisasikannya sesuai dengan tahapan kegiatan yang ditetapkan dan apabila ada revisi agar segera ditindak lanjuti serta mengikuti perkembangannya untuk menghindari terlambatnya realisasi," pesan Taufiq. (NOOR ANNISA/B-5)