BORNEONEWS, Sampit – Dalam waktu dekat DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) akan memanggil panitia seleksi (Pansel) lelang jabatan Eselon II Kabupaten Kotim beberapa waktu lalu.
“Kita akan rapat nantinya, saat ini belum bisa menentukan apakah sesuai prosedur atau tidak lelang beberapa wakt lalu, karena belum ada rapat antara pimpinan dewan dan Komisi I,” kata Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli, Selasa (4/4/2017).
Setelah adanya rapat, menurut Jhon, baru pihaknya akan ambil sikap dan memanggil tim Pansel untuk melakukan rapat dengar pendapat meminta penjelasan dari hasil seleksi yang sudah mengeluarkan 16 nama pejabat yang lulus dalam selesi lelang jabatan itu.
“Dari penjelasan itu nanti kita dengar, apakah memang ada yang kurang rasional atau ada kejanggalan atau tidak, kalau ada kita minta ulang dengan mengambil langkah-langkah,” tukasnya.
Jhon sendiri dari awal pelaksanaan lelang sudah menginginkan agar hasil tes lelang jabatan itu dibuka secara transparan agar tidak menuai permasalahan, dan menepis isu yang terpilih bukan karena faktor kedekatan akan tetapi memenuhi kriteria dengan melihat kualitas dan kapabilitas calon kepala instansi tersebut. Hingga kini tim hanya mengeluarkan nama yang lulus saja tanpa memperlihatkan hasil tesnya.
Jabatan yang dilelang, yakni kepala Badan Kepegawaian, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, kepala Satuan Polisi Pamong Praja, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, kepala Dinas Sosial, dan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Ada 20 pejabat yang ikut dan 16 diantaranya dinyatakan lulus. (NACO/B-5)








