BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengundurkan diri dan lebih memilih menikah daripada mengikuti ujian nasional.

Wakil Kepala SMK Negeri 1 Pangkalan Bun Bagian Humas dan Kewirausahaan, Suprapti Kurniasih menerangkan, sebanyak 299 siswa di sekolahnya mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) secara mandiri. "Semestinya ada 301 siswa, tetapi 2 siswa di antaranya mengundurkan diri. Satu karena meninggal dunia dan satu lagi menikah," ujar Suprapti kepada Borneonews, Selasa (4/4/2017).

Sebenarnya, siswa yang bersangkutan telah terdaftar sebagai peserta UNBK. Total dari data awal ada 301 peserta, namun saat hari H penyelenggaraan hanya ada 299 siswa yang bisa mengikuti UNBK. "Ini kali kedua kami menggelar UNBK secara mandiri," sebutnya.

Ia menyayangkan adanya siswa yang tidak ikut UNBK karena menikah. Apalagi ujian itu merupakan langkah akhir pelajar setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun.

Pihaknya mengaku tidak dapat berbuat banyak mengingat keputusan tersebut merupakan pilihan pribadi seseorang. Ia berharap ke depan tidak ada lagi siswa yang mengundurkan diri karena menikah. "Sayang sekali, seharusnya hal seperti ini bisa diantisipasi oleh para orang tua mengingat yang bersangkutan sudah ada di garis akhir," sesalnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)