BORNEONEWS, Palangka Raya - Keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palangka Raya dinilai belum dimanfaatkan maksimal oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Karena itu, Kepala Disnaker Kota Palangka Raya Said Sulaiman berharap ke depan SKPD bisa memanfaatkan BLK untuk mengembangkan sumber daya manusia masyarakat.
"Bisa saja setiap SKPD memanfaatkan keberadaan unit keterampilan di BLK ini. Misalkan servis mobil dinas atau sepeda motor dinas, dapat melakukan perbaikan dengan memanfaatkan workshop otomotif yang ada di BLK. Tapi semua ini berpulang dengan setiap SKPD memandangnya," ungkap Said, Selasa (4/4/2017).
Ia menuturkan, selama ini BLK di bawah binaan Disnaker telah membuka peluang bagi tenaga kerja untuk mendapat keterampilan dalam berbagai bidang atau keahlian, seperti otomotif sepeda motor, mobil, meubel kayu, hingga menjahit.
"Dengan telah ditempa pendidikan dan keterampilan, maka kemampuan yang dimiliki para tenaga kerja pada BLK Disnaker setidaknya bisa dimanfaatkan oleh dinas-dinas terkait dalam berbagai keperluan maupun kebutuhan," katanya.
Lebih lanjut, dia menuturkan, keberadaan BLK tidak lain bertujuan untuk mendorong percepatan pengurangan angka pengangguran, termasuk dalam rangka pengentasan kemiskinan yang secara tidak langsung sebagai upaya peningkatan ekonomi kerakyatan, maupun sebagai wadah bagi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Di sisi lain, BLK bisa menjembatani peningkatan kesejahteraan bagi para tenaga kerja yang telah dilatih. Memang dari sejumlah pendidikan maupun keterampilan yang diberikan bagi para tenaga kerja selama ini, tidak diragukan hasilnya. Sehingga memungkinkan setiap SKPD memanfaatkan seraya membantu penguatan kesejahteraan para tenaga kerja terampil di BLK," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








