BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Gagalnya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dialami SMK Miftahussalam dan SMK Negeri 1 Hanau, Kecamatan Hanau, akibat adanya gangguan koneksi internet sebelum pelaksanaan ujian berlangsung, mendapat respon tersendiri oleh Komisi III DPRD Seruyan yang turut membidangi masalah pendidikan di Seruyan itu.
Terkait itu, Ketua Komisi III DPRD Seruyan, Muhtadin, berharap tahun 2018 mendatang dua sekolah SMK itu sudah dapat melaksanakan UNBK tanpa munculnya kembali kendala ataupun gangguan seperti pada ujian nasional yang saat ini masih berlangsung dua hari kedepan lagi hingga Kamis (6/4/2017).
"Kita masih menaruh harapan dua sekolah itu, tahun depan sudah bisa melaksanakan UNBK yang gagal terlaksana tahun ini. Begitu juga dengan sekolah-sekolah lain yang tahun ini belum bisa melaksanakan, selain SMKN Seruyan," kata Muhtadin, Selasa (4/4/2017).
Berbicara soal persiapan untuk UNBK tahun depan, lanjut dia, semua pihak termasuk DPRD harus turut ikut dilibatkan menyangkut sejauh mana persiapan yang dilakukan nantinya. Sehingga tiap kendala yang muncul di lapangan, dapat dicarikan solusinya secara bersama.
"Soal gagalnya UNBK pada dua SMK di Hanau itu saja, kami dari dewan tidak disampaikan informasi oleh dinas terkait. Seharusnya itu dulu bisa disampaikan. Kami mengetahui tentang gagalnya UNBK di Hanau itu cuma lewat berita," ujarnya. (PARNEN/B-5)








