BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah peserta lomba dayung dalam rangka Festival Habaring Hurung yang dilaksanakan pada Rabu (5/4/2017), mengeluhkan kondisi dayung yang tidak bagus dan bocor.

"Cukup mengecewakan dayung yang disediakan panitia, karena ada yang bocor," ujar salah satu peserta lomba dayung Ardiansyah, Rabu (5/4/2017).

Dari tiga buah dayung yang disediakan oleh panitia, satu dayung bernomor dua mengalami kebocoran. Sehingga air cepat masuk ke dalam dan membahayakan peserta lomba.

Hal itupun tentunya sangat mengganggu peserta yang mendapatkan kesempatan untuk menggunakan dayung tersebut. Karena harus berkonsentrasi pada menimba dayung dan juga mengatur kecepatan dalam mengayuh.

"Kalau dayung lain aman-aman saja, sedangkan dayung nomor dua tersebut bocor. Sehingga sangat mengganggu peserta yang memakainya," kata Ardiansyah.

Dalam lomba dayung tersebut, sedikitnya ada 32 peserta yang terlibat di dalamnya. Mereka datang dari sejumlah kecamatan yang ada di Kotim ini. Bahkan peserta yang terjauh juga datang dari Kecamatan Antang Kalang.

Dari 32 peserta tersebut, terdiri dari 23 peserta laki-laki dan 9 perserta perempuan. Masing-masing dayung dimotori enam orang. Sedangkan untuk pemenangnya masih belum diketahui. Karena lomba hingga saat ini masih berjalan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)