BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tingkat keasaman (PH) air Sungai Arut menghambat pertumbuhan ikan keramba. Sebabnya, saat keasaman air meningkat, ikan budidaya keramba kehilangan nafsu makan. Sehingga pakan berupa pelet yang disebar menjadi mubazir.
Biasanya keasaman air mencapai puncaknya pada pagi hingga menjelang sore hari. "Pengaruhnya pada pertumbuhan ikan dan memperlambat masa panen. Biasanya dalam lima bulan panen, ini bisa enam hingga tujuh bulan," kata Andre, salah satu pembudidaya di kawasan Danau Seluluk, Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun, Rabu (5/4/2017).
Persoalan keasaman air sungai ini sudah terjadi sejak beberapa bulan ini. Untuk menyiasati dampak keasaman terhadap pertumbuhan ikan maka pembudidaya akan memacu pemberian makan ikan pada sore hari.
Sebab, PH air menjadi normal hanya pada saat sore hari. Otomatis dalam satu hari ikan hanya makan pelet satu kali. (KOKO SULISTYO/B-2)








