BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ramadhan sebentar lagi tiba dan konsumsi masyarakat terhadap minyak goreng akan meningkat sehingga permintaan produksi minyak sawit mentah (CPO) global semakin besar.

"Kami memprediksi konsumsi CPO global sepanjang tahun ini akan meningkat menjadi 65,2 juta ton atau naik 7% dibandingkan realisasi tahun lalu (yoy)," kata analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andy Wibowo, di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Melambatnya produksi CPO baik di Indonesia maupun di Malaysia, menurut dia, membuat produksi CPO global tidak akan naik signifikan, yakni hanya naik 3% sepanjang tahun ini menjadi 65,7 juta ton.

"Produksi CPO di Indonesia akan tumbuh moderat tahun ini. Sebagai pemain CPO utama, negara ini tidak ingin membanjiri pasar global dengan kelebihan pasokan CPO yang akan mengganggu harga CPO dunia," papar Andy.

Andy menilai, untuk produksi biodiesel Amerika Serikat akan meningkat menjadi 104.000 barel per hari dan 111.000 barel per hari di sepanjang 2017 dan 2018, dari 99.000 barel per hari pada 2016.

"Hal ini disebabkan karena meningkatnya konsumsi biodiesel AS, bahan baku dari keledai berkontribusi 48,2% dari total input bahan baku biodiesel. Kami meng-upgrade rekomendasi menjadi overweight untuk sektor minyak sawit mentah, karena perkiraan harga CPO dunia yang lebih tinggi," ujarnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)