BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) telah berakhir. Apa pendapat para siswa tentang UNBK?

Hatma, siswa di salah satu SMK Kapuas mengaku sedikit gugup saat mengerjakan ujian dengan komputer. Berbeda dengan saat mengerjakan ujian di kertas. "Sebelumnya kan kita juga sudah dibekali dengan pelatihan penggunaan komputer, jadi tergantung kita saja lagi," ungkapnya, Kamis (6/4/2017).

Akan tetapi, di tempat yang sama, menurut Adrianson yang juga merupakan siswa di salah satu SMK mengatakan, ujian dengan menggunakan komputer lebih mudah jika dibandingkan dengan kertas pensil. "Kalau menggunakan kertas pensil agak ribet, karena kita harus teliti saat melingkari jawaban, sedangkan dengan komputer kita tinggal mengklik saja jawabannya," tuturnya.

Mengenai tingkat kesulitan saat UNBK dapat diantisipasi jika belajar dengan sungguh-sungguh. Selain itu, perlu dibarengi dengan kemampuan pengoperasian komputer.

Dia mengaku lega sesudah mengikuti UNBK. "Semoga saja hasil ujian saya lulus dengan nilai yang memuaskan, karena dengan begitu nantinya saya bisa mudah mencari pekerjaan," pungkasnya. (HAMDI/B-2)