BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan datang ke Pangkalan Bun pada  7-8 April 2017. Mereka akan melakukan verifikasi 12 sekolah yang diusulkan menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional.

"Sekolah-sekolah yang telah diusulkan juga telah menjalani pemilihan secara baik oleh pihaknya. Dalam artian, semua sekolah sudah memberikan yang terbaik. Tetapi dalam hal ini sekolah yang terpilih merupakan sekolah yang benar-benar terbaik," kata Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kamis (6/4/2017).

Ia berharap hasil verifikasi tim dari provinsi nantinya semua sekolah yang diusulkan lolos terutama yang kentingkat nasioanl.

Ia juga menjelaskan, penghargaan Adiwiyata terbagi dalam 3 kategori yaitu Sekolah Adiwiyata Mandiri, Sekolah Adiwiyata, dan Sekolah Calon Adiwiyata. Sedangkan, Adiwiyata Mandiri diberikan kepada sekolah-sekolah yang mampu mempertahankan program lingkungan hidup mereka selama tiga tahun berturut-turut.

"Pada dasarnya program Adiwiyata tidak ditujukan sebagai suatu kompetisi atau lomba, penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi kepada sekolah yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Sebelumnya, DLH Kobar mengusulkan 12 sekolah terbaik di Kobar, untuk menuju sekolah Adiwiyata tahun 2017. Dua sekolah yakni SMAN 1 dan SMAN 3 Pangkalan Bun diandalkan untuk memperoleh penghargaan Adiwiyata Mandiri. (CECEP HERDI/B-10)