BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dua SMA di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, berhasil menyandang sekolah Adiwiyata Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Di antatanya, SMA Negeri 1 Pangkalan Bun dan SMA Negeri 3 Pangkalan Bun.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kobar, Fahrizal Fitri menyebutkan, Tim Adiwiyata terus menggiatkan pembinaan untuk mengoptimalkan pengelolaan lingkungan di sekolah yang diharapkan menjadi percontohan sekolah berwawasan lingkungan.
Selain memberikan teori pengendalian lingkungan yang baik, juga dilakukan praktik langsung dalam mengolah sampah, sehingga menjadi bermanfaat.
"Kami fokus pada pemanfaatan limbah menjadi barang bernilai jual," beber Fahrizal Fitri, di Pangkalan Bun, Kamis (6/4/2017).
Para siswa yang telah dibekali pengetahuan pengelolaan lingkungan mendapat pendampingan langsung dari tim adiwiyata DLH Kabupaten Kobar.
Para siswa didampingi dalam melakukan pengendalian lingkungan, mulai dari pemilahan sampah hingga pengolahan sampah kembali bernilai ekonomis. Serta mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau, bersih dan sehat.
"Kita rutin memberikan pembinaan kepada sekolah-sekolah untuk bersama-sama mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan," ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya berharap komitmen para siswa maupun seluruh warga sekolah harus terus ditingkatkan sehingga semangat membangun sekolah hijau terus dipertahankan.
Tidak hanya siswa dan seluruh warga di dalam sekolah. Namun warga di sekitar sekolah juga memiliki peran penting dalam mendukung program adiwiyata. Sehingga pihaknya juga terus memberikan pembinaan kepada masyarakat terkait dukungan sekolah Adiwiyata.
"Kita harus berkomitmen dengan seluruh warga sekolah dan juga sekitar sekolah untuk bersama-sama mewujudkan sekolah adiwiyata," tandasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/N).








