BORNEONEWS, Sampit – Entah camat mana yang membuat Inspektur Kabupaten Kotawaringin Timur Otter geram. Pasalnya sang camat sulit sekali dihubungi, bahkan nomor telepon seluler yang bersangkutan tidak aktif.

Sehingga membuat inspekturat dalam waktu dekat akan segera memanggil sanga camat yang tidak mau dibeberkan namanya ini dipanggil secara tertulis, setelah camat itu tidak membayar gaji stafnya.

“Kami akan buat panggilan tertulis, sampai sekarang gaji stafnya tidak dibayar. Saya sudah ingatkan ayo bayar gaji orang jangan ditunda-tunda lagi,” ujar Otter kepada Borneonews.co.id, Jumat (7/4/2017).

Otter tidak ingin masalah ini dibiarkan berlarut-larut, mengingat masalah ini menjadi tanggung jawab camat. Dari itu dia meminta agar segera diselesaikan. ”Saya sudah panggil minta segera dibayarkan tapi belum juga dibayar,” tegasnya.

Ditanya tindakan camat yang tidak membayar gaji stafnya sejak 2016 ini suatu kesengajaan? Otter sendiri tidak memberikan penegasannya. ”Kalian saja menilainya apakah itu bisa disebut kelalaian atau kesengajaan,” tukasnya.

Inspektur Kotim ini sendiri geram kepada salah satu camat yang tidak membayar gaji stafnya, bahkan saat dipanggil, namun yang bersangkutan terkesan menghindar akibatnya gaji staf di kecamatan terus tertunda pembayarannya

Ironisnya, kondisi ini terjadi sejak kepemimpinan camat sebelumnya hingga camat yang baru dilantik oleh Bupati Kotim beberapa waktu lalu. (NACO/B-6)