BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Jumlah kepala keluarga yang menghuni Desa Sungai Perlu, sebuah daerah yang masih tertinggal dan terisolasi, saat ini mulai berkurang. Diinformasikan, banyak warga yang meninggal desa tersebut.
"Dari keterangan kadesnya saat saya berkunjung ke sana belum lama ini, saat ini hanya tersisa tujuh kepala keluarga di sana," kata Bupati Seruyan, Sudarsono, Jumat (7/4/2017).
Sudarsono melanjutkan, selebihnya warga yang pindah atau meninggalkan desa itu, sekarang lebih memilih Kuala Pembuang.
"Faktor utama penyebab kepindahan kepala keluarga itu, berkenaan soal sulitnya akses transportasi penghubung untuk keluar masuk lokasi pedesaan itu," ujarnya.
Sementara itu, dari catatan Borneonews, pada musrenbang beberapa waktu lalu, jumlah warga Desa Sungai Perlu hanya sekitar 32 kepala keluarga.
Sementara terkait info kebenaran terkait pindahnya puluhan kepala keluarga Desa Sungai Perlu itu melalui Sekretaris Daerah Seruyan Haryono yang turut mendampangi kunjungan Bupati Seruyan ke desa itu, Haryono tak berani memberikan keterangan soal itu. (PARNEN/B-11)








