BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukamara mengingatkan perusahaan kelapa sawit untuk waspada terhadap serangan anjing liar, yang rawan membawa virus rabies.
Kasi Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Sukamara, Benson Nababan, Jumat (7/4/2017), imbauan tersebut disampaikan pascaserangan anjing liar terhadap empat karyawan perusahaan sawit beberapa waktu lalu.
"Imbauan sudah kita sampaikan. Agar karyawan perusahaan yang bekerja di lapangan bisa berhati-hati dan menghindar saat bertemu anjing liar. Biasanya, anjing liar lebih ganas terhadap manusia, apalagi saat merasa terancam," kata Benson.
Benson menambahkan, imbauan tersebut sebagai salah satu langkah untuk meminimalisasi jumlah korban serangan anjing.
"Anjing liar di wilayah perbatasan Kabupaten Ketapang (Kalbar), dengan Sukamara memang banyak. Terutama di kawasna perkebunan kelapa sawit," katanya.
Dikatakannya, untuk mengatasi permasalah anjing liar, dinkes hanya bisa mengingatkan masyarakat di wilayah tersebut untuk berhati-hati.
"Pemberian vaksin bisa saja dilakukan. Namun untuk anjing liar masih sulit karena harus menangkapnya. Dan ini bisa membahayakan petugas kita.” tutur Benson. (NORHASANAH/B-11)








