BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meminta pembangunan sanitasi didukung anggaran memadai di kabupaten/kota maupun provinsi, terutama mengenai kelompok kerja (Pokja).
Dia menilai pembangunan sanitasi yang meliputi pelayanan air limbah, persampahan, drainase, kesehatan dan kebersihan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus tersedia dan merupakan tanggung jawab semua.
“Berkenaan dengan pembangunan bidang infrastruktur dan kewilayahan, beberapa hal perlu disinkronkan dan disinergikan dengan kabupaten/kota, sehingga diminta kepada kabupaten kota untuk mendukung dan memperkuat kelembagaan dan mendukung pendanaan pokja sanitasi,” terang gubernur, Jumat (7/4/2017).
Gubernur menekankan sinkronisasi, sinergitas dan harmonisasi antar sektor dan antar wilayah dalam proses pembangunan sangat diperlukan dalam rangka melayani kepentingan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.
Selain masalah sanitasi, ada beberapa penekanan lain oleh gubernur, seperti pemantapan tata ruang wilayah provinsi, memperhatikan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan agar mantap.
“Implementasi sinergitas antara pusat, provinsi dan 14 kabupaten/kota secara riil di lapangan harus menjadi perhatian bersama, sebagai contoh dalam penanganan jalan nasional, provinsi dan kabupaten/kota diperlukan sinergi antar tingkat pemerintahan guna menghasilkan hasil yang optimal,” sebutnya. (ROZIQIN/B-6)








