BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mengajak masyarakat untuk menjadikan daerah ini sebagai tujuan wisata. Salah satunya adalah memanfaatkan ikan jelawat yang menjadi ikon saat ini, untuk menghasilkan berbagai kerajinan atau olahan bernilai ekonomis.
"Saya mengajak masyarakat Kotim memanfaatkan ikon ikan jelawat ini. Seperti toko kain khas Sampit yang sudah memiliki motif jelawat," kata Bupati Kotim, Supian Hadi, Jumat (7/4/2017).
Dia juga menaruh harapan pada pelaku usaha untuk menimbulkan ide kreatif dengan memanfaatkan barang di sekitar ataupun bahan yang sudah disediakan dari alam, menjadi bermanfaat dan memiliki nilai jual.
"Coba apabila semua UKM memanfaatkan pohon kelapa, kayu dan lain sebagainya dengan motif jelawat. Tamu dari luar daerah yang berkunjung ke Kotim, kesusahan mencari souvenir," katanya.
Di sisi lain, Supian Hadi yakin masyarakat bisa menciptakan kreatifitas dengan ciri khas yang dimilik Kotim.
"Pemerintah sudah memasang kail untuk memancing, pelaku usaha tinggal berinovasi menangkap ruang usaha. Seperti halnya makanan dengan khasnya jelawat, bakso jelawat, atau yang lainnya serba jelawat," ucapnya.
Menurutnya hal tersebut yang perlu ditangkap masyarakat Kotim untuk berkreatifitasm, dengan memanfaatkan Kota Sampit sebagai tujuan wisata. (NOOR ANNISA/B-11)








