BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Seruyan, ternyata merasakan hal yang sama dengan PWI setempat, terkait informasi pelaksanaan kegiatan pemkab.

Dalam 'curhat'nya, Kepala Diskominfo dan Statistik mengatakan, dinas yang dipimpinnya itu dan merupakan corong utama informasi dari semua kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) Seruyan. Tetapi terkadang tidak turut dilibatkan dalam pelaksanaan rencana kegiatan atau agenda pemkab yang akan dilaksanakan.

Salah satu contoh, terkait pelaksanaan kegiatan MTQ ke-XIII tingkat kabupaten tahun 2017 yang digelar di Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau, pada 15 April 2017 mendatang.

"Saya selaku humas, sekaligus sebagai Kadis Kominfo sama sekali tidak ikut dilibatkan seperti pada saat kegiatan rapat kepanitiaan MTQ yang sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya di Kecamatan Hanau," kata Ilias.

Dia melanjutkan, bukan hanya dirinya yang tak turut dilibatkan pada kegiatan rapat dimaksud, pegawai di dinasnya pun tidak diikutsertakan.

"Kemarin waktu rapat yang diundang itu protokoler pemkab dan dinas perhubungan. Kalau kami tidak ada dikasih undangan kegiatan itu. Kalau pun misal ada undangan dan misal saya berhalangan hadir, paling tidak ada yang mewakili," katanya.

Namun Ilias mengungkapkan, turut memahami soal kegiatan rapat tersebut. Tapi paling tidak pihaknya bisa turut dilibatkan. 

"Saya tidak tahu, apakah ini ada misskomunikasi. Atau apakah karena ketidaktahuan orang-orang. Ataukah mereka lupa atau tidak tahu dengan kantor dinas saya. Mungkin persepsi mereka, protokoler itu masih dianggap humas pemkab, padahal sebenarnya tidak lagi," jelasnya. (PARNEN/B-11)