BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawarigin Barat (Kobar) menemukan enam Pekerja Seks Komersial (PSK) di Dukuh Mola atau yang biasa disebut Kalimati Baru, Pangkalan Bun, diduga tertular HIV/AIDS.
Sumber Borneonews di Dinkes Kobar menyebutkan, temuan itu baru diketahui setelah pihaknya bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kobar menggelar Voluntary Counseling Test (VCT) Mobile. “Dari 105 PSK yang menjalani pemeriksaan, kami menemukan enam orang terdeteksi HIV/AIDS,” sebut sumber itu pada Borneonews, Jumat (7/4/2017).
Meski demikian, pihaknya mengaku belum boleh mem-vonis yang bersangkutan positif HIV/AIDS sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium rumah sakit maupun Puskesmas yang ditunjuk. “Nanti pihak rumah sakit atau puskesmas yang akan sampaikan hasilnya,” bebernya.
Sekretaris KPA Kobar Muhammad Erfin Hidayat menjelaskan, VCT Mobile merupakan cara untuk melakukan pemeriksaan awal mengetahui keberadaan virus yang menggerus kekebalan tubuh manusia itu. “Jika ada reaksi (diduga) tertular HIV/AIDS, sampel darahnya akan kami lakukan pemeriksaan lanjutan,” terang Erfin.
Pihaknya, imbuh Erfin, hanya bertindak sebagai koordinator pencegahan HIV/AIDS di wilayah Kobar. “Kami akan pastikan penderita HIV/AIDS mendapat pengobatan yang benar,” tutupnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)








