BORNEONEWS, Palangka Raya - Dumeri, warga Desa Hampalam Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan mengatakan, orangutan yang dipeliharanya didapatkan pada 2015 lalu. Primata itu terjebak di hutan yang mengalami kebakaran.

"Menurut penuturan Dumeri, tanggal 13 September 2016, dia menemukan orangutan itu saat sedang akan membersihkan lahan. Anak orangutan itu terjebak di lahan yang terbakar," kata Divisi Informasi dan Pendidikan Yayasan Borneo Orangutan Survival Nyaru Menteng Monteredo "Agung" Friedman, Jumat (7/4/2017).

Atas dasar rasa kasihan lanjut Agung, Dumeri dan menantunya kemudian memutuskan untuk membaw dan memelihara primata itu. Saat ini orabgutan yang diberi nama Yuyu itu diperkirakan berusia kurang dari 4 tahun.

Saat disita TRRC SKW 1 dari Dumeri, kondisinya dinyatakan sehat. Orangutan itu kemudian dititipkan di fasilitas BOS Nyaru Menteng untuk menjalani program reintroduksi.

"Sekali lagi dibutuhkan kerjasama seluruh pihak terkait dan juga masyarakat untuk kita bisa menjaga bersama-sama satwa liar endemik Kalimantan ini. Kini Status nya sudah terancam punah, Orangutan ini Satwa Kebanggaan kita di Kalimantan dan bangsa Indonesia," kata Agung. (RONI SAHALA/B-8)