BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Yudhi Hudaya, Camat Kotawaringin Lama (Kolam) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), meski mengaku siap dievaluasi kinerjanya, ia menyebut kritik Ketua Komisi A DPRD Kobar terhadap dirinya bermuatan pembunuhan karakter.
"Ini kan belum tentu kebenarannya, klarifikasinya belum ada. Itu argumen sepihak yang menyudutkan saya. Saya punya keluarga, punya nama baik. Ini jelas pembunuhan karakter," ujar Yudhi kepada Borneonews, Jumat (7/4/2017).
Menurutnya, pernyataan politikus PDI Perjuangan itu tak perlu disampaikan ke media massa. "Ini sebagai curhat saya saja, harusnya tidak seperti itu. Ini pembunuhan karakter, pencemaran nama baik," sebutnya lagi.
Sebelumnya, Ahamd Subandi menyoroti dampak pelantikan dan rotasi pejabat di lingkup Pemda Kobar, Januari 2017. Salah satunya ia menganggap kinerja yang tidak maksimal dari Camat Kolam karena sering tak berada di tempat.
"Kasihan Kecamatan Kolam yang sudah tua dan merupakan cikal bakal pemerintahn awal di Kobar karena dipimpin seorang camat seperti ini. Mohon dibuka secara objektif dan selebar-lebarnya terkait kinerja camat yang tidak pernah berada di tempat," kata Ahmad Subandi.
Hudaya sendiri sudah mengklarifikasi, ia tidak ngantor semata karena panggilan tugas keluar, baik ke kabupaten atau kunjungan ke desa-desa. (CECEP HERDI/B-10)








