BORNEONEWS, Sampit - Memasuki musim kemarau April ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kotawaringin Timur (Kotim), Faisal Novendra Cahyanto, mengimbau agar masyarakat memperhatikan ketersediaan air bersih.
"Musim kemarau biasanya terkait dengan keperluan air bersih, sehingga masyarakat diharapkan kesadarannya agar mengkonsumsi air yang layak minum," kata Faisal, Sabtu (8/4/2017).
Menurut Faisal, pada kasus kemarau biasanya masyarakat kekurangan ketersediaan air bersih, air sungai yang surut dan air menjadi payau. "Untuk warga yang berada di pinggiran sungai apabila terpaksa harus menggunakan air sungai, maka berilah tawas atau kapur sebelum dimasak sehingga lebih aman," ujar Faisal.
Sebab pada musim kemarau, diare merupakan penyakit yang sering menyerang masyarakat. Untuk itu perlunya ketersediaan air bersih agar terhindar dari diare. (NOOR ANNISA/B-10)
"Musim kemarau biasanya terkait dengan keperluan air bersih, sehingga masyarakat diharapkan kesadarannya agar mengkonsumsi air yang layak minum," kata Faisal, Sabtu (8/4/2017).
Menurut Faisal, pada kasus kemarau biasanya masyarakat kekurangan ketersediaan air bersih, air sungai yang surut dan air menjadi payau. "Untuk warga yang berada di pinggiran sungai apabila terpaksa harus menggunakan air sungai, maka berilah tawas atau kapur sebelum dimasak sehingga lebih aman," ujar Faisal.
Sebab pada musim kemarau, diare merupakan penyakit yang sering menyerang masyarakat. Untuk itu perlunya ketersediaan air bersih agar terhindar dari diare. (NOOR ANNISA/B-10)








