BORNEONEWS, Sampit - Warga Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, meminta pemerintah segera mengoperasikan pelabuhan yang telah dibangun di daerah tersebut. Beroperasinya pelabuhan itu kelak, diyakini dapat mendongkrak perekonomian.
“Warga di sini bertanya-tanya kapan pelabuhan beroperasi, dan mereka minta pemerintah segera melakukan hal itu,” ujar Kepala Desa Pelangsian Darmansyan, Sabtu (8/4/2017).
Adanya permintaan masyarakat tersebut bukan tanpa sebab. Dimana mereka sangat berharap hal itu cepat direalisasikan. Guna mendongkrak ekonomi warga sekotar pelabuhan tersebut. Warga menganggap, dengan beroperasinya pelabuhan, otomatis banyak kapal yang sandar. Sehingga masayarakatpun mendapatkan dampak positifnya. Mulai dari menyediakan jasa angkutan, berjualan makanan maupun keperluan lainnya di daerah tersebut. Hal itu dikarenakan banyaknya orang yang datang ke daerah tersebut.
“Tentu dengan beroperasinya demaga, maka akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat,” kata Darmansyah.
Darmansyah menerangkan, untuk pelabuhan tersebut sudah dibangun sejak tahun 2014, dan selesai pada 2015 lalu. Namun sudah setahun terakhir tidak ada aktivitas di dermaga tersebut. Hanya digunakan warga yang berdagang di Pasar Pelangsian untuk menyandarkan perahu kelotoknya, dan juga menjadi tempat bersantai masyarakat sekitar pada sores hari.
“Paling digunakan pemuda desa ini untuk nongkrong dan mincing di sore hari. Sehingg kalau tidak cepat di operasikan, maka sangat sayang. Karena sudah setahun terakhir pelabuhan itu selesai dibangun,” ungkap Darmansyah. (MUHAMMAD HAMIM/N).







