BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ada dua siswa SMA Negeri 1 Pangkalan Bun yang mengundurkan diri dan batal mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sehingga mereka tidak akan hadir dalam pelaksanaan ujian yang digelar 10-13 April 2017. "Ada dua siswa telah mengundurkan diri, mereka batal ikut UNBK," beber Kepala SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, Rusnah kepada Borneonews, Minggu (9/4/2017).
Siswa yang mengundurkan diri, kata Rusnah, karena meninggal dunia dan satu siswa lagi sakit sehingga tidak bisa ikut serta dalam UNBK tahun ajaran 2016-2017.
Menurut dia, siswa yang mengundurkan diri, setelah nama mereka masuk dalam daftar nominasi tetap (DNT) sebagai peserta UN tingkat SMA atau sederajat. "Sebelumnya ada 218 siswa yang terdaftar dalam UNBK, sisanya tinggal 216," rinci Rusnah.
Bagi siswa yang sakit, sebut dia, sempat ditawari untuk mengikuti ujian susulan, namun siswa bersangkutan menolak dan memilih untuk mengulang pelajaran. "Sudah lama tidak masuk kelas, mungkin karena banyak ketinggalan pelajaran sehingga memilih untuk mengulang dan ikut ujian tahun berikutnya," ujar dia.
Selain dua alasan itu, imbuh Rusnah, tidak ada persoalan lain yang menimpa siswanya. "Hanya itu saja, tidak ada siswa yang batal UNBK karena persoalan lain," tandasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)








