BORNEONEWS, Sukamara - Upaya antisipasi terjadinya pemadaman atau gangguan listrik saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 Sukamara, maka sekolah ini mempersiapkan sebanyak dua init genset.

Kepala Sekolah SMAN 1 Sukamara Edi Kasim mengatakan, dalam pelaksanaan UNBK pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan dengan matang termasuk antisipasi terjadinya pemadaman listrik.

"Karena ujiannya menggunakan komputer maka listrik harus tetap hidup, dan kita sudah mempersiapkan dua unit mesin genset apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ucap Edi Kasim, Senin (10/4/2017).

Menurutnya, sekolah juga sudah memberikan surat pemberitahuan kepada pihak PLN Sukamara agar pihaknya tidak melakukan pemadaman bergilir karena ketidaktahuan.

"Kita sudah memberikan pemberitahuan, dan pihaknyapun mempersiapkan teknisi apabila saat ujian terjadi masalah pada listrik," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Edi berharap agar pelaksanaan ujian bisa berjalan dengan lancar hingga tiga hari kedepan, sehingga pelaksanaan UNBK yang baru dilakukan untuk pertama kalinya bisa terlaksana sesuai harapan.

"Semoga para siswa SMAN 1 Sukamara bisa melaksanakan ujian dengan baik, meskipun ujian dengan komputer baru dilakukan tahun ini," harap Edi Kasim. (NORHASANAH/B-5)