BORNEONEWS, Sampit - Permohonan pembuatan cap sidik jari di Polres Kotawaringin Timur (Kotim) membeludak dalam beberapa pekan terakhir.

Hal itu disampaikan Kanit Identifikas Aiptu Bashudin, di mana dalam beberapa pekan terakhir pemohon pembuatan cap sidik jari meningkat pesat. Bahkan, dalam sahari bisa mencapi 50 orang. Hal itu dikarekan banyaknya mayarakat yang mendaftarkan dirinya untuk menjadi anggota polri.

"Cukup meningkat pesat permohonan pembuatan sidik jari, bahkan peningkatan mencapai 40% dari hari biasanya," ujar Bashudin, Senin (10/4/2017).

Bashudin menerangkan, pada hari biasa perekaman sidik jari hanya sekitar 10 hingga 20 orang saja. Namun dalam beberapa pekan ini hampir setiap harinya mencapai 30 hingga 50 orang.

Tingginya pembuatan sidik jari tersebut tidak hanya dikarenakan adanya penerimaan anggota polri. Namun juga banyaknya untuk menjadi salah satu perayaratan melamar pekerjaan.

"Banyak juga yang ingin melamar pekerjaan, jadi melengkapi persyaratannya untuk bisa masuk keperusahaan yang ada menerima pegawai," kata Bashudin.

Permohonan sidik jari juga dibuat untuk melengkapi persayaratan masuk kuliah. Apalagi saat ini UN sedang berlangsung. Sehingga banyak dari siswa yang menyempatkan diri untuk membuat sidik jari.

"Untuk SMK yang sudah lebih dulu UN, sehingga mereka yang ingin melanjutkan keperguruan tinggi banyak yang datang untuk membuat sidij jari," terang Bashudin. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)