BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dewan Pendidikan Kabupaten Kapuas mendesak agar pembayaran gaji guru honor tingkat SMA/SMK secepatnya dibayar. Pasalnya, sudah sekitar tiga bulan guru honor SMA/SMK yang ada di Kabupaten Kapuas mengajar tanpa dibayar.

Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Kapuas, Teguh Prasetya Madjan, meminta agar pihak yang telah menjanjikan untuk memberikan gaji guru honor SMA/SMK secepatnya direalisasikan. "Kami dari Dewan Pendidikan mendesak kepada pihak-pihak yang terkait untuk secepatnya membayar gaji guru honor ini, karena mereka telah menandatangani kontrak, masa tidak dibayar," kata Teguh, Senin (10/4/2017)

Menurutnya, permasalahan gaji guru honor tersebut tidak hanya berkaitan dengan konteks pekerjaan, tapi berkaitan dengan kebutuhan dasar manusia. "Ya minimal untuk kebutuhan sandang dan pangan lah, kalau tidak digaji ya gimana mereka makan? Kasihan kan jika masih bergantung dengan orang lain, belum lagi masalah biaya transportasi, perlengkapan mengajar dan lain sebagainya," ungkapnya.

Yang lebih parahnya lagi, tambah Teguh, ada Kepala Sekolah yang rela jika guru honornya tidak sanggup dengan kondisi demikian, dipersilakan untuk berhenti. "Pernyataan tersebut menurut saya sangat menyakitkan, bagaimana tidak, mereka sudah mengajar selama bertahun-tahun, seharusnya kita bersama-sama untuk mencari solusi terkait permasalahan ini," tegasnya.

Jadi, kata Teguh, pihak sekolah tidak boleh menyerah, karena guru-guru honor yang sudah bertahun-tahun mengabdi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. "Sudah bertahun-tahun mereka mengabdi dengan upah yang tidak seberapa, bahkan jauh dari UMK, jadi ada hak mereka untuk dihargai, dihormati jasanya, dihormati kepentingan pribadi dan keluarganya serta hak mereka terkait kariernya," ucap Teguh.

Teguh mengharapkan, Pemerintah segera membayar gaji guru honor tersebut karena bersangkutan dengan hajat orang banyak. "Harapan saya selaku Wakil Ketua Dewan Pendidikan adalah agar pemerintah secepatnya menepati janjinya untuk secepatnya membayar semua gaji guru honor," pungkasnya. (HAMDI/B-2)