BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan Sudarsono menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk memperkuat koordinasi dengan PT Telkom Kuala Pembuang.
Hal tersebut disampaikan menanggapi gagalnya pelaksanaan UNBK pada dua SMK di Kecamatan Hanau, yakni SMK Negeri 1 Hanau dan SMK Miftahussalam.
"Sangat kita sayangkan UNBK di dua sekolah itu gagal. Padahal persiapan sudah matang dilakukan jauh-jauh hari. Tapi saat mau pelaksanaan, justru bermasalah dengan koneksi jaringan internet," kata Sudarsono, Senin (10/4/2017).
Terkait pengalaman itu, bupati meminta agar pihak dinas pendidikan dapat lebih meningkatkan koordinasi dan komunikasi untuk rencana pelaksanaan UNBK tahun depan.
"Kalau memang masalahnya terkendala masalah jaringan internet, mulai sekarang harus sudah dipersiapkan rencananya dengan matang. Sehingga tahun depan, sekolah-sekolah itu bisa melaksanakan UNBK dengan lancar. Harus ada alat khusus yang mengirimkan sinyal koneksi internet ke wilayah kecamatan itu yang sekolahnya siap melaksanakan UNBK ini," ujarnya.
Sudarsdono mengakui, masalah koneksi jaringan dalam pelaksanaan ujian nasional ini sudah menjadi perhatian pemerintah daerah. Sehingga perlu dicari solusinya. (PARNEN/B-11)








