BORNEONEWS, Jakarta - Dukungan Islamic Conference Youth Forum of Dialogue and Cooperation (ICYF-DC) terhadap Indonesia sebagai calon Ibu Kota Pemuda OKI (OIC Youth Capital) 2018, sangat besar. Itu antara lain ditunjukkan dengan kedatangan President Islamic Conference Youth Forum of Dialogue and Cooperation (ICYF-DC) Elshad Iskandarov di Jakarta.

"Kedatangannya secara khusus dan hanya ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) guna memberi dukungan penuh kepada Indonesia karena dipandang wajar mengingat Indonesia berpenduduk muslim terbesar didunia," kata Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mewakili Menpora Imam Nahrawi menerima kunjungan Elshad Iskandarov, di Ruang Kerja Graha Pemuda Lantai 3, Senayan, Jakarta Pusat, kemarin.

Dalam rilis yang diterima Selasa (11/4/2017), Humas Kemenpora menyebutkan, ICYF-DC merupakan Forum Dialog dan Kerjasama Pemuda Negara-negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), beranggotakan 57 negara.

ICYF-DC adalah sebuah organisasi internasional berbasis di Istanbul berafiliasi dengan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dari 57 negara anggota. Lembaga itu merupakan organisasi pemuda dan dewan pemuda dari negara-negara OKI.

ICYF-DC bertujuan melakukan advokasi untuk kepentingan pemuda, mendukung pembangunan berkelanjutan, mempromosikan pendidikan formal dan non-formal, penguatan nilai-nilai moral generasi muda dan terlibat dalam dialog antarbudaya dan peradaban.

Kunjungan President ICYF-DC itu, sebagai wujud mempererat persahabatan sekaligus dukungan terhadap keikutsertaan Indonesia sebagai calon Ibu Kota Pemuda OKI (OIC Youth Capital) 2018.

Sesmenpora menyambut positif kehadiran Presiden ICYF-DC sehubungan dengan peluang Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia yang akan menjadi tuan rumah kegiatan Pemuda OKI 2018.

"Saya mewakili Menpora menyambut positif kedatangan Presiden ICYF-DC yang ingin melihat seberapa jauh komitmen pemerintah Indonesia menyambut kegiatan pemuda OKI yang akan dilaksanakan tahun depan," kata Sesmenpora didampingi Plt. Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, serta Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda Esa Sukmawijaya.

Terkait penentuan salah satu kota di Indonesia menjadi Ibu Kota Pemuda OKI, Sesmenpora mengatakan setiap daerah berpotensi yang layak ditunjukan ke mata dunia. Selain akan menguntungkan daerah dalam segi ekonomi, daerah tersebut juga akan lebih dikenal oleh masyarakat mancanegara.

“Pemerintah pusat, khususnya Kemenpora siap mendukung siapapun yang akan menjadi calon ibukota pemuda OKI.” tutup Sesmenpora.

Presiden ICYF-DC Elshad Iskandarov sebelum ini sudah pernah ke Palembang, sehingga kunjungan kali ini selain misi dukungan juga sekaligus bernostalgia akan indahnya budaya dan keramahtamahan masyarakat Indonesia yang tersebar diberbagai kota.

Elshad Iskandarov berterima kasih atas sambutan hangat dan penuh keramahtamahan, yang diterimanya selama berkunjung. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif Indonesia dalam berbagai forum pemuda negara-negara OKI. Baginya, Indonesia berpotensi menentukan arah dan strategi organisasi ini mengingat Indonesia adalah negara dengan pemeluk Islam terbesar di dunia. (KEMENPORA/cah/N).