BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyanto mengatakan, mega proyek gedung olahraga (GOR) Indoor belum ada kejelasannnya. Namun, ia memastikan pengerjaan proyek megah itu hanya kurang 10% untuk dikatakan selesai.

“Sebetulnya kalau 2017 sudah fungsional, artinya kalau dipakai olahraga yang sifanya siang hari sih bisa. Itu sudah 90% (selesai), sehingga tinggal 10% saja, antara lain yang belum ada yaitu elektrikal, ornamen, dan penunjang lain-lain,” sebutnya saat ditemui Borneonews, Selasa (11/4/2017).

Ia mengungkap, pada tahun ini tidak ada pekerjaan lanjutan untuk fisik GOR Indoor. Yang ada hanya pemeliharaan rutin untuk aset yang sudah ada di dalamnya. Sedangkan pada 2016 lalu, ada pekerjaan tapi tidak penuh karena ada pemotongan.

“Nah, karena pada 2016 ada rasionalisasi anggaran sehingga tidak bisa terselesaikan. Sebetulnya 2017 sudah fungsional, artinya dipakai siang hari sudah bisa, sebab kalau wujudnya memang sudah bisa dipakai untuk olahraga,” sebut dia.

Karena persoalan utama adalah penganggaran yang terbatas dalam dua tahun ini, ia pun berharap penerimaan daerah Kalteng semakin membaik sehingga bisa mengalokasikan untuk kelanjutan GOR Indoor. “Mudah-mudahan tahun ini di APBD perubahan nanti. Kalau anggaran membaik, kami akan usulkan untuk kelanjutan pekerjaan,” sebut. (ROZIQIN/B-3)