BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, DR Guntur Talajan prihatin setelah meihat kondisi Museum Balanga.


Kenapa? tingkat kunjungan museum tidak sesuai harapan. Padahal berbagai benda purbakala bernilai sejarah dibeberapa daerah di Kalteng tersimpan di museum ini.


Karena itu pihaknya terus berupaya melalui sejumlah kerjasama dengan dinas pendidikan, dinas pendidikan provinsi serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya. Sebab dengan cara itu akan meningkatkan jumlah kunjungan ke museum.


“Kita akan menggaet para pelajar. Bisa masuk ke muatan lokal bahasa daerah, sejarah daerah, dan kearifan lokal lainnya sebagai pelajaran yang diajarkan di sekolah. Salah satunya nanti bisa penugasan lapangan ke museum,” terang mantan Kepala Dinas Pendidikan Kalteng ini kepada Borneonews.co.id, Rabu (12/4/2017).


Guntur menandaskan beberapa perhatian perlu dilakukan untuk pembenahan fisik museum dan fasilitas lainnya yang sifatnya menunjang displai museum. Ini perlu dilakukan untuk menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung.


“Diharapkan ke depan masyarakat luas dan tamu-tamu luar daerah bahkan mancanegara bisa lebih banyak mengunjungi museum ini,” tutupnya. (ROZIQIN/B-6)