BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Anang Revandoko, mengatakan masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) merupakan masyarakat yang sangat bhineka dan pancasila. Hal tersebut katanya dapat dilihat dari keberagaman suku, bangsa, agama dan ras masyarakat Kalteng, yang tetap bersatu, rukun dan hidup damai.
"Kita masyarakat Kalteng pasti mengenal yang namanya falsafah Huma Betang, oleh karena itu saya katakan masyarakat Kalteng adalah masyarakat yang paling bhineka dan pancasila," ungkap Anang Revandoko pada Borneonews, Kamis (13/4/2017)
Di sisi lain, lanjutnya, aparat kepolisian punya peran sentral dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Selain itu juga, kita apresiasi peran MUI Kabupaten Kapuas serta FKUB Kabupaten Kapuas yang sudah mampu menjaga persatuan serta kesatuan umat beragama yang ada di Kabupaten Kapuas," ucapnya.
Anang Revandoko mengharapkan, agar masyarakat kapuas tetap menjaga keamanan, kedamaian serta persatuan dan kesatuan antar suku, ras dan agama yang ada di Kabupaten Kapuas.
"Selain itu juga, personil Kepolisian Polres Kapuas sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang mendukung untuk menjaga Kamtibmas yang ada di Kuala Kapuas," pungkasnya. (HAMDI/B-10)








