BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun pelajaran 2016/2017 tinggal beberapa bulan lagi. Berdasarkan kalender akademik dari Dinas Pendidikan, UN tingkat SMA/SMK akan dilaksanakan pada 3-6 April 2017.

Untuk menghadapi pelaksanaan UN tersebut, SMAN 1 Palangka Raya telah melakukan beberapa persiapan agar guru dan siswa lebih siap secara mental dan teknis. Kepala SMAN 1 Palangka Raya Badah Sari mengatakan, pada pelaksanaan UN tahun 2017 sekolahnya siap seandainya terpilih sebagai peserta dalam pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Dari segi sumber daya manusia maupun dari perangkat pendukung hingga laboratorium sekolah ini telah mencukupi dan layak untuk melaksanakan UNBK,” kata Badah, Senin (2/1), di Palangka Raya.

Persiapan lainnya, sambung Badah, sekolahnya juga telah melakukan pelaksanaan jam pembelajaran tambahan mata pelajaran yang diujinasionalkan. Kegiatan pembelajaran tambahan di SMAN 1 Palangka Raya bukan hanya diampu oleh guru kelas XII, tetapi melibatkan seluruh guru empat mata pelajaran UN. Hal itu dilakukan karena tugas mensuksekan UN secara akademis tidak hanya tanggung jawab guru pengampu kelas XII saja, melainkan tanggung jawab dan sinergi semua guru pengampu mata pelajaran UN di setiap tingkat.

Ia mengatakan, tujuan pelaksanaan les mapel UN ini sebagai salah satu strategi untuk mengantisipasi cakupan materi yang diujikan.

“Hal ini mengingat pengalaman UN tahun 2016 bahwa materi UN merupakan irisan antara KTSP dan K-13, sehingga guru di sekolah ini akan memberikan pengayaan materi melalui dua kurikulum yang akan diujikan,” tutup Badah. (wdr/P2)