BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah meminta sekolah di kabupaten/kota memperkuat layanan pendidikan dengan turut membangun karakter siswa yang positif, sehingga sekolah tidak hanya mencetak generasi yang berhasil dalam bidang kognitif, tapi juga afektif.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Askari mengatakan, pembangunan bangsa dimulai dari pembangunan karakter pelajar dari usia dini. Sehingga untuk memajukan bangsa ini diperlukan kurikulum yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi dalam nilai, melainkan juga siswa yang berkarakter berani dan positif, namun tetap sopan.
“Lembaga pendidikan memegang tanggung jawab yang besar dalam mencetak generasi yang berkualitas baik prestasi dalam nilai pelajaran maupun sikap yang unggul,” ujarnya, kemarin, di Palangka Raya.
Untuk itu, ia berharap seluruh elemen pendidikan, baik Dinas Pendidikan, para guru, pengawas sekolah, komite sekolah, maupun dewan sekolah, supaya bersama-sama merumuskan strategi pendidikan secara tepat agar Kalimantan Tengah mampu mencetak generasi unggulan, baik nilai mata pelajaran maupun akhlaknya.
Askari tak menampik kalau saat ini karakter siswa sekolah masih kurang dari yang diharapkan. Itu terbukti dari masih banyaknya siswa yang bermasalah dengan disiplin dan kenakalan remaja.
“Ini menjadi tugas kita bersama. Sekolah memiliki peran yang besar dalam pembentukan karakter siswa. Sebab, selama delapan jam siswa berada di sekolah untuk belajar,” demikian Askari. (wdr/P2)








