BORNEONEWS, Palangka Raya - Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) menargetkan agar 90 persen SMA/SMK/MA di wilayah setempat menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
“Ya, harapan kami jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK semakin banyak. Tahun ini kami menginginkan 85-90 persen sekolah menerapkan UNBK,” kata Kepala Bidang SMA, Disdik Kalteng, kemarin, di Palangka Raya.
Agar hal tersebut terwujud, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat. Sehingga sebagian besar SMA/SMK/MA yang ada di Kalteng bisa menerapkan UNBK pada UN yang dijadwalkan pada 10-13 April 2017 nanti.
Dukungan pemerintah pusat tersebut terutama dalam bentuk menyediakan perangkat yang dibutuhkan dalam pelaksanaan UNBK. Antara lain komputer, jaringan internet, serta daya listrik yang memadai.
Di lain pihak, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Sahdin Hasan memastikan, sekolah-sekolah di kota itu siap melaksanakan UNBK. Salah satu bagian dari kesiapan tersebut, saat ini kalangan kepala sekolah jenjang SMP sedang merumuskan dan menentukan langkah konkret sekaligus melakukan konsolidasi dalam rangka persiapan UNBK.
“Diperhitungkan dari sumber daya yang tersedia, infrastruktur, dan jaringan aplikasi, hingga elektronika, sekolah-sekolah di Kota Palangka Raya siap melaksanakan UNBK,” kata Sahdin.
Meski begitu, Sahdin belum berani mengklaim sekolah mana saja yang sudah siap melaksanakan UNBK. Pihaknya pun belum bisa menentukan sekolah mana yang ditetapkan sebagai pelaksana UNBK. Sebab, hal itu memerlukan koordinasi dan menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. (DEWI KENCANA WATY)








