BORNEONEWS, Palangka Raya - Universitas PGRI Palangka Raya terus berusaha untuk bisa bersaing dengan perguruan tinggi swasta lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan akreditasi fakultas dan program studi (prodi).
Universitas PGRI Palangka Raya yang kini memiliki delapan prodi tak kenal lelah dan terus berusaha menambah jumlah program studinya supaya menjadi pergurun tinggi yang ideal. Sebab, syarat perguruan tinggi yang ideal minimal memiliki 10 prodi.
Rektor Universitas PGRI Palangka Raya Maharidiawan Putra mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menambah sedikitnya dua prodi lagi. Namun dalam menambah prodi baru, pihaknya tidak ingin asal-asalan. Pihaknya ingin prodi baru yang dibentuk benar-benar dibutuhkan masyarakat di daerah setempat.
“Fakultas yang berpeluang menambah prodi adalah FKIP, Fisipol, dan Fakultas Pertanian,” jelas dia.
Selain berencana menambah prodi, pihaknya pun terus mengejar akreditasi program studi. Misalnya, meningkatkan akreditasi Fakultas Hukum dari C menjadi B. Pun demikian dengan Prodi Ilmu Politik pada Fisipol dari akreditasi C menjadi B.
“Prodi Ilmu Hukum juga akan melakukan reakreditasi untuk perbaikan akreditasi di BAN Perguruan Tinggi. Begitu juga dengan Fakultas Pertanian dengan Prodi Agribisnis dan Kehutanan,” beber Mahar.
Jika semua prodi berhasil mendapat akreditasi B, diharapkan Universitas PGRI akan bisa lebih unggul dalam bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.
“Kami optimistis bisa mengejar akreditasi prodi dengan dukungan Kemenristekdikti serta Kopertis Wilayah XI Banjarmasin,” tadas Mahar. (DEWI KENCANA WATY)








