BORNEONEWS, Palangka Raya - Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs se-Kota Palangka Raya menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan try out ujian nasional (UN) jenjang SMP/MTs tahun 2017.

Dalam rapat pemantapan persiapan try out UN yang berlangsung di SMP Kristen, Kamis (12/1) tersebut, Ketua MKKS SMP/MTs se-Kota Palangka Raya Ketut Wedane mengungkapkan, persiapan pelaksanaan try out UN itu bahkan sudah dilakukan sejak November 2016 lalu.

“Kesiapan sudah final. Hari ini (kemarin.red) soal dan lembar jawaban kerja (LJK) dalam bentuk kepingan CD (compact disk) mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah. Selanjutnya pihak sekolah yang menggandakan soal dan LJK itu,” kata Ketut.

Menurut Ketut, soal-soal try out UN yang pertama itu disusun oleh 12 orang guru. Setiap mata pelajaran soalnya disusun oleh dua orang guru. Sedangkan koreksi LJK langsung dilakukan pada hari try out UN dilaksanakan. Sehingga hasil try out UN sudah bisa diketahui paling lambat 22 Januari 2017.

“Kami berharap, try out UN tahap pertama yang dilaksanakan secara serentak ini berjalan lancar, dan hasilnya bisa dijadikan umpan balik bagi guru untuk memberikan penekanan pada try out selanjutnya dan program UN,” ucap Ketut.

Dalam forum rapat yang sama juga dibahas mengenai program guru silang. Bahwa program itu akan dilaksanakan lagi, namun difokuskan untuk sekolah-sekolah yang berada di pinggiran. Para guru yang ada di perkotaan akan bergantian mengajar, sehingga diharapkan mutu pendidikan di Palangka Raya akan lebih merata.

“Program guru silang akan lebih disempurnakan. Pelaksanaan program guru silang akan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah-sekolah yang ada di daerah pinggiran,” demikian Ketut. (DEWI KENCANA WATY)