BORNEONEWS, Palangka Raya - Mulai besok Senin (16/1), sebanyak 4.648 siswa yang tersebar di 62 SMPN/MTs se-Kota Palangka Raya menjalani program try out tahap pertama ujian nasional (UN) tahun 2017.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs se-Kota Palangka Raya Ketut Wedane mengungkapkan, try out yang dilaksanakan secara serentak di seluruh SMP/MTs se-Kota Palangka Raya dimaksud untuk melatih siswa-siswi agar lebih siap menghadapi UN.
“Try out akan kami desain menyerupai UN yang sebenarnya agar siswa-siswi terbiasa,” kata Ketut, kemarin, di Palangka Raya.
Sementara itu, Koordinator Pengembangan Teknologi MKKS SMP/MTs se-Kota Palangka Raya Gunarhad menambahkan, soal-soal try out UN tahap pertama itu disusun oleh 12 orang guru. Setiap mata pelajaran soalnya disusun oleh dua orang guru. Sedangkan koreksi LJK langsung dilakukan pada hari try out UN dilaksanakan. Sehingga hasil try out UN sudah bisa diketahui paling lambat 22 Januari 2017.
“Kami berharap, try out UN tahap pertama yang dilaksanakan secara serentak ini berjalan lancar, dan hasilnya bisa dijadikan umpan balik bagi guru untuk memberikan penekanan pada try out selanjutnya dan program UN,” ucap Gunarhad.
Di lain pihak, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Sahdin Hasan berharap, hasil try out tersebut menjadi bahan bagi pihak sekolah, terutama para guru mata pelajaran, untuk mengevaluasi kelemahan dan kekurangan peserta didik.
“Try out harus menjadi bahan untuk mengevaluasi kemajuan belajar peserta didik,” tegas Sahdin.
Sahdin mengaku yakin terhadap kemampuan para kepala sekolah yang sudah berpengalaman dalam pelaksanaan program ujian. Ia mengaku tidak meragukan pelaksanaan try out UN tersebut.
“Disdik akan selalu memberikan dukungan kepada pihak sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, termasuk mempersiapkan siswa-siswi menghadapi UN,” tandas Sahdin. (DEWI KENCANA WATY)








