BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang SMA, Dinas Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Hamka, memastikan pihaknya akan mematuhi instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun 2016/2017.

“UN pasti mengacu dan sesuai arahan Kemendikbud,” tegas Hamka, Kamis (19/1), di Palangka Raya.

Menurut Hamka, sesuai surat edaran Kemendikbud tentang pelaksanaan UN tahun 2016/2017 akan diprioritaskan melalui ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Pihaknya pun akan berupaya semaksimal mungkin mengoptimalisasi seluruh komputer yang ada.

“Kami harap Dinas Pendidikan kabupaten/kota mendukung program UNBK dengan menetapkan sekolah pelaksana UNBK,” ujar Hamka.

Ia mengatakan, sekolah yang belum dapat melaksanakan UNBK di sekolahnya sendiri, maka siswanya akan mengikuti UN di sekolah pelaksana UNBK yang berada dalam radius maksimal lima kilometer.

Dalam hal itu, Kemendikbud juga telah menyiakan aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan proses pemanfaatan bersama fasilitas komputer sekolah. Sehingga untuk memungkinkan pemanfaatan bersama komputer yang dimiliki sekolah dan madrasah maupun pendidikan kesetaraan, maka Kemendikbud telah menetapkan jadwal pelaksanaan UN yang berbeda untuk setiap jenjang.

“Kemendikbud juga memberikan wewenang kepada pemerintah daerah setempat melalui Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk membantu pemenuhan atau pengadaan kelengkapan komputer bagi sekolah-sekolah yang belum memiliki komputer, terutama bagi sekolah yang jauh dan terpencil,” demikian Hamka. (DEWI KENCANA WATY)