BORNEONEWS, Palangka Raya - Sabtu (21/1) pagi halaman SMPN 1 Palangka Raya beda dari biasanya. Di sana ada sejumlah bilik suara lengkap dengan panitia pemungutan suara. Sebab, pada hari itu siswa-siswi SMPN 1 sedang melaksanakan pesta demokrasi untuk memilih ketua dan wakil ketua OSIS-nya.

Pemilihan pengurus OSIS periode 2017-2018 tersebut dilakukan secara langsung layaknya sistem pemilu (pemilihan umum). Setiap siswa diberi kesempatan memilih satu di antara tiga pasang kandidat, yakni Quinn Ananta Adilio dan Vioni Selly, Febriarini Dwi Nanda dan Hanis Satrio, serta Putri Ayu dan Bagas Kurnia.

Sebelumnya, ketiga pasang kandidat tersebut melakukan kampanye untuk memaparkan visi, misi dan program kerjanya di hadapan siswa lainnya. Usai kampanye, pemilihan pun dilakukan.

Setiap siswa hanya mempunyai satu hak suara yang disalurkan melalui kertas suara yang berisi nama dan foto pasangan kandidat. Sebagai bukti telah berpartisipasi, para siswa mencelupkan jari kelingking kiri pada tinta ungu yang telah disediakan panitia.

“Sekolah sengaja melakukan pemilihan pengurus OSIS seperti sistem pemilu. Hal ini untuk mengajarkan siswa berdemokrasi,” kata Kepala SMPN 1 Palangka Raya Jayani, kemarin, di Palangka Raya.

Dengan menggunakan sistem pemilu dalam pemilihan pengurus OSIS, menurut Jayani, maka siswa-siswi sudah diedukasi sejak dini tentang cara berdemokrasi yang baik dan benar.

“Kegiatan ini merupakan langkah sekolah untuk melatih anak-anak agar menjadi pribadi partisipatif, sehingga tidak ada lagi yang namanya golput pada masa mendatang,” tandas Jayani. (DEWI KENCANA WATY)